Senin, 30 November 2020

Genmuda – Perasaan paling gak enak itu ya di saat masih belum bisa merelakan hal yang sudah seharusnya direlakan. Bahasa jaman sekarangnya: susah move on. Entah itu move on dari mantan pacar, kehilangan teman baik atau keluarga, memulai dunia kerja dan harus meninggalkan dunia kampus, dan masih banyak lagi.

Berpindah dari satu situasi ke situasi lainnya emang susah. Ada yang bilang ‘time will heal everything’ tapi nyatanya ya gak segampang itu juga. Menurut kata-kata dari Dr.Phil, seorang psikolog kepribadian, “waktu agak ngerubah kita, tapi apa yang kita lakuin lah yang merubah kita.” Oleh karena itu berubahlah dan move on. Tapi kalau kamu masih sulit buat ngelakuin hal tersebut berikut ada beberapa alternatif supaya cepat let everythings go:

  1. Jalan-jalan sama teman atau keluarga

Kalau misalkan kalian habis putus sama mantan pacar, coba deh banyak-banyak bersosialisasi dan menghabiskan waktu sama teman. Teman dan keluarga kamu bisa jadi sumber kenyamanan utama ditengah waktu sulit. Kawan Muda bisa ngobrol, berbagi atau jalan jalan dengan orang yang kalian sayangin dan bisa dapet perspektif baru dari mereka.

  1. Belajar keahlian baru

Hal lainnya yang bisa kalian lakuin yaitu dengan belajar keahlian baru. Ketika memulai proses belajar, waktu kamu akan berkurang cuma untuk merenungkan hal yang seharusnya udah kamu ikhlaskan. Selain itu, belajar hal baru bisa membuat kamu tumbuh, melihat, dan mengeksplor peluang baru dari segala sisi. Dengan begitu akan membuat kamu tetap termotivasi.

  1. Lakukan aktivitas fisik

Berolahraga atau melakukan aktivitas fisik menunjukan dapat menghilangkan stres. Bisa dari jogging seminggu dua atau tiga kali atau naik gunung yang bisa buat pikiran kalian kreatif dan cepat move on. Aktivitas di alam terbuka juga bisa melepaskan hormon endorphin, buat meningkatkan mood dan kepercayaan diri.

  1. Menjadi volunteer

Dengan ikut jadi sukarelawan bisa mengurangi depresi serta meningkatkan percaya diri dan kebahagiaan. Oleh karena itu ketika sesorang merasa sulit untuk melepaskan masa lalunya, dengan bekerja sebagai sukarelawan akan meningkatkan mental yang positif. Lagipula siapa tau dengan ikut kegiatan sukarela kamu bisa dapet kenalan baru. He-he.

  1. Buat jurnal

Dengan menulis jurnal atau diary adalah salah satu cara menyampaikan perasaan dan pemikiran yang mana hal itu bisa membuat pikiran kita tenang. Menurut psikologis Laurie Nadel, menulis jurnal membuat kita paham tentang diri kita. Dengan menulis tentang hal-hal atau pengalaman yang berharga kita bisa menganalisa dan memperbaiki diri kalau dikemudian hari kita membacanya lagi. Jadi semacam perekam diri sendiri gitu supaya kamu bisa throwback suatu saat nanti di masa depan. (sds)

Share and Enjoy !

Comments

comments

Wisnu
An average joe lives in the value of curiosity/orang biasa tukang kepo.