Senin, 18 Januari 2021

Genmuda – Fix banget para produser film luar negeri lagi berlomba-lomba bikin “universe” masing-masing. Seolah gak mau ketinggalan, Universal Studios pun bikin Dark Universe buat bersanding di antara persaingan Marvel Cinematic Universe dan DC Cinematic Universe.

Dunia fiksi menyeramkan itu rilis bersama film pertama yang iklannya ngagetin penonton bioskop beberapa bulan terakhir, “The Mummy.” Sebuah film sama sekali bukan reboot dari trilogi “The Mummy” (1999, 2001, dan 2008), melainkan dari “The Mummy” (1932-1955).

Pengenalan universenya dinarasikan di awal film melalui suara Dr Henry Jekyll (Russell Crowe) yang macho, berlogat British, dan enak didengar. Tanpa sadar, penonton langsung diajak memasuki dunia mistis dan mengikuti kisah Nick Morton (Tom Cruise) dan mumi terkutuk yang dibangunkannya dari kubur.

“Selamat datang di dunia dewa-dewa dan monster”

via dok. Universal Pictures
Nick Morton (Cruise) dan Chris Vail (Johnson) di awal film. (dok. Universal Pictures)

Morton dan Chris Vail (Jake Johnson), dua tentara AS badung, gak tau kalo upaya mereka menjarah makam misterius di area yang dulu bernama Mesopotamia dan sekarang bernama Irak bakal mengubah hidup mereka. Secara gak sengaja, bom mereka berhasil membuka gua yang mengubur mumi terkutuk selama ribuan tahun.

Kehadiran arkeolog cakep tapi galak Jenny Halsey (Annabelle Wallis) bikin dua tentara itu gak bisa berkutik. Tujuan Jenny berlawanan dari Morton dan Vail. Doi cuma pengen mengamankan seluruh artefak bersejarah serta muminya supaya gak dijarah atau dirusak siapapun.

dok. Universal Pictures
Jenny Halsey (Wallis) memimpin eksplorasi makam mumi. (dok. Universal Pictures)

Setelah sarfkofagus berisi mumi diangkat, kejadian aneh bermunculan. Laba-laba dan serangga keluar dari sarang, burung gagak mengganggu penerbangan pesawat, Chris Vail jadi zombie, terus Nick Morton jadi makhluk immortal yang gak tewas meski kecelakaan pesawat. Dan, mumi Ahmanet (Sofia Boutella) hidup lagi.

Buat ngilangin kutukan yang menimpa Morton dan mengalahkan Ahmanet, mereka dibawa ke Prodigium, sebuah organisasi pemburu monster yang dipimpin cendikiawan super cerdas, Dr Henry Jekyll. Saat itulah Jekyll mengucap quotes yang terngiang sepanjang film. “Welcome to the world of gods and monsters.”

Aktor ikonik perankan karakter tak lazim

via flickeringmyth.com
Sosok Hyde keluar dari dalam diri Jekyll (Crowe). (Sumber: Istimewa).

Universal Studios bisa dibilang berani. Aktor-aktris yang ikonik dengan satu karakter diminta peranin karakter yang terbilang baru buat mereka. Udah gitu, kombinasi aktor-aktrisnya terasa bervariasi banget, which means good!

Misalnya, Tom Cruise yang biasa perankan karakter intelek, penuh perhitungan, dan disiplin seperti di film “Mission Impossible” (1996 – sekarang) atau “Jack Reacher” (2012 & 2016) kini berperan sebagai karakter yang urakan, gegabah, dan badung. Penonton perlu sedikit beradaptasi sedikit supaya bisa menerima sosok Tom Cruise di film ini.

via Universal
Mau liat Russell Crowe ribut sama Tom Cruies? Makanya nonton “The Mummy.” (dok. Universal)

Terus, Russell Crowe yang biasa perankan karakter baik hati, heroik, dan idealis seperti di film “Gladiator” (2000) dan “Robin Hood” (2010) kini berperan sebagai dokter angkuh, tak berperasaan, dan punya dua kepribadian. Meski begitu, akting doi tetep keren berkat kemampuannya mengolah micro-expression.

Meski dua aktor itu beda kepribadian, semua adegan yang ada mereka selalu terlihat serius. Hingga akhirnya, muncul Jake Johnson sebagai Chris Vail yang agak mencairkan suasana dengan ekspresi dan komentar jenakanya.

Pasti disukai para pecinta easter eggs

dok. Universal
Mau jadi mumi atau apapun, Sofia Boutella tetep favoritku. (dok. Universal)

Kayak film-film Marvel atau kartun Disney, “The Mummy” juga dipenuhi easter eggs berupa penampakan sosok atau objek dari film lain. Misalnya aja, sosok Henry Jekyll yang muncul di novel “Strange Case of Dr Jekyll and Mr Hyde.”

Di novel itu, satu kepribadian sang dokter bernama Jekyll yang tenang dan logis, sedangkan satunya lagi bernama Mr Hyde yang bengis dan anarkis. Ada juga penampakan tengkorak bertaring yang bisa jadi merupakan tengkorak drakula atau manusia serigala.

Lalu, ada lagi tangan monster air yang bentuknya mirip seperti tangan monster di film “Creature From the Black Lagoon” (1954). Semua sosok itu bisa diliat pada koleksi monster di dalam kantornya Dr Jekyll.

Depannya bagus tapi akhirnya agak kentang

dok. Universal Studios
Adegan terkeren sepanjang film. (dok. Universal Studios)

Berkat monolog mantap dari Russel Crowe, lawakan garing tapi kocak Jake Johnson, dan adegan lari sprint yang jadi ciri khas Tom Cruise, film ini menarik banget dari bagian awal hingga pertengahan.

Kombinasi adegan horor yang suspense, ngagetin, dan sadis sepanjang film juga merupakan faktor super positif. Kalo kamu nonton, Genmuda.com bilangin aja ya kalo adegan termantapnya tuh ketika kecelakaan pesawat.

Namun sayang, filmnya terasa terburu-buru di bagian akhir. Penjelasan gak spoilernya gini. Ahmanet ini kan mumi terkutuk yang tak bisa mati, bisa menghidupkan mayat, bisa mengontrol makhluk hidup, bisa menerawang situasi dan kondisi apapun di manapun, dan merupakan kekasih Sang Iblis.

dok. universa studios
(dok. Universal Studios)

Dengan kekuatan gak terbatas kayak gitu, doi masih aja kecolongan dengan trik cemen. Apa fungsinya kekuatan sebanyak itu! Maka dari itu, Genmuda.com gak bisa kasih nilai sempurna buat film yang rencananya tayang Rabu (7/6) ini.

Oh iya. Gak perlu nungguin hingga akhir credit karena gak ada adegan tambahan di akhir film. Kalo mau tau lanjutan Dark Universe, ya tunggu aja kemunculan “The Invisible Man,” “Frankenstein Monster,” dan monster-monster lain dari Dark Universe bulan-bulan berikutnya.

(sds)

Share and Enjoy !

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.