Selasa, 23 Oktober 2018

Genmuda – Siapa sih yang gak kenal sama novel fantasi karangan J.K. Rowling, “Harry Potter”? Lewat cerita penyihir muda itu pula Rowling banyak menyabet banyak penghargaan sastra dan berhasil menobatkannya sebagai salah satu penulis perempuan paling berpengaruh di dunia.

Gak berhenti cuma sampe di situ doang. Sosok penyihir Hogwards itu juga kasih banyak pesan moral kepada pembaca muda untuk selalu berbaik sangka dan gak gampang nge-judge orang lain.

Fakta tersebut ditulis dalam sebuah studi berjudul “The Greatest Magic of Harry Potter: Reducing Prejudice” yang diterbitkan dalam “The Journal of Applied Social Psycholgy” tahun 2014. Ditemukan bahwa pembaca novel Harry Potter adalah manusia yang lebih baik.

Nggg…Maksudnya gimana ya, bos?

via: Tumblr

Jadi dalam penelitian ini mereka melakukan tiga studi untuk menguji apakah kontak yang diperluas melalui membaca buku-buku populer bisa memperbaiki sikap seseorang kepada kelompok-kelompok tertentu tertentu, seperti kaum imigran, homoseksual, hingga pengungsi perang.

Sebagaimana Potterhead tau, tema cerita Harry Potter juga kaya akan unsur toleransi, seperti sosok Harry yang lahir dari ibu seorang manusia. Karena status inilah ia sering kali dihina dan dianggap penyihir berdarah muggle (manusia).

“Hal-hal inilah yang tanpa sadar memberi pembaca meningkatkan kemampuan mereka untuk memahami kelompok-kelompok masyarakat yang kurang beruntung,” isi penelitian tersebut.

Para peneliti itu menyimpulkan, “Mereka (pembaca) mungkin telah belajar untuk mengambil sudut pandang anggota kelompok yang didiskriminasikan.”

Terus, sosok antagonis, Voldermort turut menjadi gambaran lengkap bahwa pesan utama dari buku ini mendasari bahwa aspek positif dan negatif dari kehidupan akan terus berdampingan secara mandiri kepada setiap individu.

So, kamu yang suka banget sama Harry Potter setuju atau enggak sama penelitian di atas? Jangan lupa kasih komentar di bawah ini, siapa tau bisa ketemu Potterhead yang lain.

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.