Rabu, 25 November 2020

Genmuda – Pelengkapan kuliah beda dari perlengkapan kerja. Kebutuhan para pekerja apalagi. Beda banget dari kebutuhan anak kuliah. Makanya, ada transisi yang perlu dilalui para lulusan baru saat melangkah ke dunia kerja.

Butuh mental kuat untuk hadapi perubahan status dari mahasiswa ke *ehm* pengangguran. Namun demikian, pengangguran bukan berarti gak punya kerja karena kerjaan pengangguran adalah mencari kerja. Get it?

Karena itulah, kamu perlu siapin barang-barang penunjang ini untuk menghadapi realita dunia kerja. Kalo bisa, siapin semua dari jauh hari biar kamu bisa langsung cari kerja setelah resmi diwisuda.

1. Atasan formal

via bukalapak.com
(Sumber: bukalapak.com)

Kemeja putih adalah atasan formal standar yang cocok buat cewek atau cowok. Kalo mau keliatan lebih luwes, enggak ada salahnya pakai kemeja garis-garis tipis. Model atasannya bisa body fit atau gombrong, terserah aja sesuai style masing-masing.

2. Bawahan formal

via Istimewa
(Sumber: istimewa)

Cowok pastinya harus sedia celana panjang warna gelap, entah itu cokelat, biru gelap banget, atau pure hitam. Inget, ya. Bahannya harus kain, bukan jeans. Emangnya mau ke kampus?

Kalo cewek punya banyak pilihan. Bisa pakai celana panjang, rok panjang, rok pendek, rok panjang, rok rimpel, rok ketat, dan model lain. Disarankan, warna bawahannya juga gelap karena kombinasi atasan terang dengan bawahan gelap adalah dress code business attire.

3. Sepatu formal

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Cowok pastinya perlu punya sepatu kulit. Sepatu sejenis macam oxford, wingtip, atau desert shoes warna gelap juga cocok untuk dress code bisnis. Buat para cewek, sediakan sepatu gelap hak tinggi dan sepatu gelap biasa untuk menunjang mobilitas.

4. Batik kerja

(Foto: Genmuda.com/2016 Gabby)

Hayo, jangan lupa. Beberapa kantor mewajibkan karyawan mengenakan atasan batik pada hari tertentu. Biasanya, hari Jumat. Kamu yang masih mendaftar kerja juga perlu mengikuti dress code itu untuk nunjukin bahwa kamu siap berbaur dengan para pekerja kantoran.

5. Blazer / jas

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Acara kantor, ketemuan dengan pejabat tinggi, atau menangani acara klien cuma contoh kecil kegiatan yang butuh pakaian formal banget. Saat itulah blazer atau jas sangat dibutuhin.

6. Gesper yang masih muat

via dompetpria.com
(Sumber: dompetpria.com)

Gesper buat apa? Pastinya buat menahan bawahan supaya engga melorot.

7. Grooming / makeup items

via YouTube
Ki-ka: Kaesang lagi ngobrol sama Mas Jumadi yang lagi nyukur Pak Jokowi. (Sumber: YouTube)

Kebanyakan kantor berharap para karyawan berdandan rapi, sharp, dan profesional. Para cewek pasti udah pada jago bermake-up. Para cowok nih yang harus mulai belajar grooming. Gak perlu ke salon cowok atau gimana. Cukup dengan belajar nyisir atau pakai gel rambut aja.

8. NPWP

via npwp
(Sumber: NPWP)

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sangat dibutuhin supaya pihak kantor bisa mengurus pajak para karyawan, yang umumnya hanya 5% sesuai ketentuan. Kalo gak ada NPWP, bersiap dengan kemungkinan gaji kamu dipotong lebih besar sesuai ketentuan negara, yaitu 20%.

9. Surat Keterangan Lulus

(Sumber: nyunyu.com)

Kebanyakan kantor berharap para pelamar kerja bisa buktiin kelulusan masing-masing dengan nunjukin ijazah. Namun demikian, ijazah biasanya diperoleh setelah wisuda.

Surat keterangan lulus di satu sisi bisa diminta dari kantor kemahasiswaan bahkan sebelum wisuda. Surat sakti itu bisa kamu pergunakan buat menggantikan fungsi ijazah saat melamar kerja.

10. CV dan surat lamaran kerja

via craft-cv.com
(Sumber: craft-cv.com)

Mending siapin CV terbaik dan surat lamar kerjanya dari jauh hari supaya kamu bisa langsung berburu kerja setelah diwisuda.

SATU LAGI JANGAN KETINGGALAN!: Uang cash

Cash Money.gif

Buat apa uang tunai? Tentu saja buat ongkos mondar-mandir mencari kerja. Makanya, uang tabungan atau dana beasiswa jangan dihambur-hamburkan buat party. (sds)

Share and Enjoy !

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.