Sabtu, 23 November 2019

Genmuda – Kedatangan Egy Maulana Vikri ke Lechia Gdansk masih anget dibicarakan oleh netizen Tanah Air. Setelah diperkenalkan pertama kali oleh Klub Liga Polandia itu pada 11 Maret kemarin, Egy akhirnya menyempatkan pulang dulu ke Indonesia.

Jumat (23/3) pagi, ditemani oleh Menpora, Imam Nahrawi, Egy juga berkesempatan bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara. Dilansir dari Kompas, Egy mengaku mendapatkan dukungan dari Pak Jokowi setelah merumput di Eropa.

“(Saya) Dikasih support oleh Pak Presiden agak terus belajar lebih baik lagi, agar tetap tidak pernah besar kepala, dan harus selalu bersyukur” kata Egy.

Bagi Lechia Gdansk, kedatangan Egy punya hikmah positif di luar lapangan. Followers akun Instagram klub itu naik dari 26 ribuan pada Jumat (9/3) jadi 114 ribuan setelah pengumuman kepindahan. Dan mayoritas dari mereka adalah orang Indonesia.

Tapi, kamu jangan cuma tau sebatas Egy doang, gengs. Jauh daripada itu, ada sejumlah pemain Indonesia yang udah mencoba peruntungan di benua Eropa. Berikut rangkumannya!

1. Kurnia Sandy

via: Tempo.co
(Sumber: Tempo.co)

Tampil 24 kali di Timnas mulai tahun 1995-1998, Kurnia Sandy pernah mencoba peruntungan di tim junior Sampdoria Primavera pada tahun 1994. Berbeda dengan Bima Sakti yang sama-sama masuk dalam tim junior tersebut kiper kelahiran Semarang ini berhasil lolos ke tim utama Sampdoria selama satu musim di era pelatihan Sven-Goran Eriksson musim 1996-1997. Menjadi kiper pilihan keempat, Kurnia Sandy cuma bisa tampil sebanyak 2 laga dalam satu musim.

2. Kurniawan Dwi Yulianto

via: Twitter
(Sumber: Twitter)

Kurniawan juga masuk tim Sampdoria Primavera pada tahun 1994. Tapi, doi justru memulai debut profesional di Eropa lebih awal pada tahun 1994-1995. Striker berkepala plotos ini bermain untuk klub di Liga Swiss, FC Luzern. Selama satu musim di sana, Kurniawan tampil sebanyak 12 kali dengan total 3 gol.

3. Irfan Bachdim

via: Bola.net
(Sumber: Bola.net)

Irfan yang sekarang membela Bali United memulai karir seniornya di negara Belanda selama tiga tahun. Mulai FC Utrecht (2007-2009), HFC Haarlem (2009-2010), dan SV Argon (2010). Selain Indonesia dan Belanda, suami Jennifer Kurniawan ini pernah juga bermain di Liga Thailand bersama klub Chonburi (2013-2014) dilanjutkan ke Liga Jepang, dengan klub Ventforet Kofu (2014) dan Consadole Sapporo (2015-2016).

4. Kim Kurniawan

via: Bola.net
(Sumber: Istimewa)

Kim tercatat dua musim bermain di klub kasta kedua Bundesliga, FC Heidenheim (2009-2011). Pemain blasteran Indonesia Jerman itu berhasil mengemas sepasang gol dalam 26 penampilan. Sejak tahun 2016, Kim resmi sebagai pemain Maung Bandung, dengan torehan 6 gol dari 55 laga.

5. Syamsir Alam

via: Kompasiana
(Sumber: Istimewa)

Karir Syamsir Alam terbilang cepet naik cepet juga tenggelamnya. Sempat digadang-gadang sebagai calon kapten Timnas masa depan, jebolan akademi Panarol, Uruguay ini sempat main di dua klub Belanda, Heeranven (2009-2010) dan Vitesse Arnhem (2010-2011).

Setelah itu doi main di klub Amerika Serikat, D.C. United tahun 2013 sebagai pemain pinjaman dari klub Belgia C.S. Vise. Sebelum akhirnya dikontrak Sriwijaya (2013-2014), PBR (2014-2016), dan Persiba Balikpapan (2016). Setelah gak punya tim, doi akhirnya lebih sering nongol sebagai presenter acara adventure.

6. Alfin Tuasalamony

via: FourFourTwo
(Sumber: Fourfourtwo)

C.S. Vise juga pernah mengontrak pemain 25 tahun asal Indonesia ini. Beda sama Syamsir Alam, selama dua musim bermain di tim Belgia itu Alfin justru berhasil tampil dalam 51 laga dengan satu gol. Sekarang pemuda asal Tulehu itu membela klub Sriwijaya FC.

7. Ezra Walian

via: Indosport
(Sumber: Instagram)

Mantan pemain Ajax Amsterdam ini sempat menjadi buah bibir usai memilih jadi pemain naturalisasi untuk Indonesia. Walau prosesnya terbilang beda sama 6 pemain sebelumnya, tapi Ezra punya PR lebih berat karena performanya di klub sekarang, Almere City terbilang melempem. Bahkan pada laga uji coba U-23 kontra Singapura, Rabu (21/3), Ezra sering menyianyiakan peluang mencetak gol.

Comments

comments