Sabtu, 28 November 2020

Genmuda – Lokasi wisata Rabbit Town Bandung, Jawa Barat diduga kuat plagiat. Wahana selfie di tempat wisata kekinian itu mirip banget dengan karya instalasi seniman-seniman mancanegara.

Di Jalan Rancabentang No 30, Ciumbuleuit, Bandung itu, ada sejumlah wahana. Misalnya, wishing wall, sticker room, dove garden, love lock, monkey groove, koi feeding, love light experience, bambi love, hingga rabbit villa.

Indikasi plagiarismenya diselidikin oleh Ario Kiswinar anaknya Mario Teguh. Doi mengunggah penelusurannya ke highlight Instastory dengan judul “Wisata Plagiat.”

Kiswinar gerah

via IG @kiswinar
(Sumber: IG @kiswinar)

“Kenapa saya mau bahas ini, karena tempat ini penuh plagiasi level dewa dan ini memalukan banget,” tulis Kiswinar di highlight IG Storynya. Kemudian, doi nampilin perbandingan wahana di Rabbit Town dengan di Museum of Ice Cream Los Angeles, California, Amerika Serikat.

Sementara itu, wahana lampu-lampu tiang di Rabbit Town diduga mirip Urban Light Sculpture karya Chris Burden. Terus, Obliteration Room karya Yayoi Kusama diduga dijiplak jadi Sticker Room di Rabbit Town.

“Saya tidak menyalahkan yang ofot di situ. Mereka engga tahu apa-apa soal ini. Mungkin nama Chris Burden baru tahu gara-gara ini,” rutuk Kiswinar di IG Story doi.

Dibawa ke ranah hukum

via IG @kiswinar
(Sumber: IG @kiswinar)

Pada salah satu unggahan IG Story, Kiswinar memention akun @museumoficecream. Mimin akun museum di LA itu menyapa balik Kiswinar dan bilang bakalan mengurus secara hukum.

“Wow! Trims memberitahu kami soal (plagiarisme) ini. Laporan ini langsung kami kirim ke tim hukum. Kami sangat menghargai yang kamu lakukan,” tulis mimin @museumoficecream lewat DM yang dipamerin Kiswinar.

Apa sih plagiat itu?

via IG @kiswinar
(Sumber: IG @kiswinar)

Berdasarkan kamus KBBI, plagiat adalah upaya pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dan sebagainya) sendiri. Misalnya, menerbitkan karya orang lain atas nama dirinya sendiri.

Kalo dalam musik, plagiat terjadi saat seseorang mencontek karya musisi lain lebih dari 8 bar. Apabila musik dituliskan ke dalam kertas, biasanya satu lembaran berisi beberapa bar. Dalam urusan seni, plagiat terjadi ketika ada kesamaan bentuk karya.

“Hak cipta terlahir dan melekat pada seseorang ketika sebuah karya diciptakan, diumumkan, atau didaftarkan. Dapat pula dianggap lahir dengan adanya pengumuman atau pemberitahuan bentuk karya,” kata salah satu petugas Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI.

Belum komentar

via ig @kiswinar
(Sumber: IG @kiswinar)

Pihak Rabbit Town belum berkomentar atas indikasi yang dilaporin Kiswinar. Kolom komentar di IG wahana selfie itu pun dimatiin. Saat Genmuda.com hubungi lewat DM Instagram, Selasa siang (27/3), pihak Rabbit Town belum memberikan jawaban sampai tulisan ini terbit.

JSYK, Rabbit Town merupakan wahana wisata yang dikelola Kagum Group, perusahaan yang mengelola sejumlah area wisata. Selain Rabbit Town, perusahaan yang dikepalai Presiden Direktur Henry Husada itu punya puluhan factory outlet dan hotel itu. (sds)

Share and Enjoy !

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.