Senin, 21 Januari 2019

Genmuda – “Dia mendadak berubah. Biasanya cuek banget lalu sekarang perhatian dan romantis. Mencurigakan. Jangan-jangan, sedang selingkuh!” Kecurigaan seperti itu pasti dirasain cewek maupun cowok yang pernah jatuh cinta.

Selain soal hubungan gelap, si doi bisa berbohong karena alasan apapun. Entah itu pengen menutupi kekurangannya, keliatan hebat di mata kamu, atau menghindari tanggung jawab atas kesalahannya.

Besar-kecil kebohongannya gak masalah. Kecuali doi pemain poker internasional yang jago menutupi ekspresi, tiap kebohongan bisa dideteksi. Misalnya, dengan melihat gerakan-gerakan kecil seperti di bawah ini.

1. Mukanya tegang saat ngomong

Berbohong selalu diiringi sama stres karena harus mengarang cerita yang gak terjadi. Karena itu, sebagian ekspresi wajah pasti nunjukin ketegangan. Cowok yang biasa senyum sambil ngomong cenderung keliatan cemberut saat ngibul.

2. Garuk-garuk kepala

Tekanan batin saat berbohong juga muncul dalam bentuk garuk-garuk kepala. Biasanya, dilakuin sambil ngejawab pertanyaan dengan kebohongan dan tangan yang menggaruk merupakan tangan dominan.

3. Menyentuh hidung

Orang yang mendadak menyentuh hidungnya saat ngomong tapi sentuhan itu pun perlu dicurigai lagi bohong. Soalnya, kebohongan memicu hidung seseorang terasa gatal sehingga doi bolak-balik menyentuh hidungnya.

4. Kucek-kucek mata

via gurl.com

Kegelisahan pembohong juga tercermin dari perilaku mengucek-ngucek mata. Itu dilakuin tanpa sadar untuk menghindari tatapan lawan bicara yang bisa nimbulin perasaan makin tertekan.

5. Berpaling

Kalo bohongnya udah akut, biasanya doi sampai berpaling takut ngeliat lawan bicaranya. Kebiasaan itu bukan cuma berlaku di Amerika dan Eropa, tapi juga di Indonesia, gaes.

6. Intonasinya tiba-tiba lantang dan cepat

via giphy.com

LaRae Quy, seorang pensiunan FBI bilang, tiap terdakwa yang doi interogasi selalu berbicara lantang dan cepat saat berbohong. Makin dalam bohongnya, makin gelisah cara bicara dan gerak-geriknya.

7. Ekspresi badannya mengecil

Para pembohong cenderung mencari perlindungan. Hal itu tercermin dari perilaku doi yang menolak berhadapan dengan kamu, hingga terlihat mengecil karena gestur badannya ke dalam semua. Misalnya, dengan mengangkat bahunya kayak orang grogi.

8. Ngejawab seadanya dan gak spesifik

via tenor.com

Tamara: “Sayang, sini deh.”

Ario: “Kenapa tuh?”

Tamara: “Dari kemarin, kamu ngechat sama Bella terus. Ada apa sih?”

Ario: “Ini, lagi ngomongin film.”

Kalo udah yang begini, nih patut dicurigai. Si doi kemungkinan besar lagi ngibul, namun belum tentu selingkuh sama Bella. Siapa tau lagi ngechat untuk rencanain surprise ulang tahun kamu.

9. Gak konsisten

Perhatiin omongan doi. Kalo ada perbedaan detil cerita doi di satu waktu dengan waktu lain, itu tanda doi sedang bohong. Cara untuk menguaknya ya dengan mengajukan berbagai pertanyaan supaya doi nyeritain detil kejadiannya. Makin gak konsisten ceritanya, makin fix ngibulnya.

10. Berhenti bicara diri sendiri

via istimewa

Tanpa membicarakan diri sendiri, seorang pembohong bisa mengurangi tekanan batin untuk menjaga kebohongannya. Jadi, perhatiin si doi. Begitu doi menjawab pertanyaan personal tanpa membicarakan dirinya sendiri, misalnya malah ngasih banyak peribaratan, itu tanda doi lagi ngibul. Begitu kata psychologytoday.com.

Kecuali, peribaratan itu doi pake untuk menjelaskan sesuatu hal yang emang sulit. Misalnya, asal-muasal depresi ekonomi, rumus aljabar tingkat lanjut, teori relativitas, atau hukum gravitasi.

Kesimpulannya, doi pasti ngelakuin gerakan yang gak ada hubungannya dengan pembicaraan saat berbohong. Gali terus kebohongannya dengan pertanyaan, hingga akhirnya doi sendiri yang membeberkannya. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.