Senin, 25 Januari 2021

Genmuda – Weekend ini 24-26 November, Kulon Progo Festival (Kulfest) 2017 bakal diadain di Kulon Progo, Mengusung tema “FESTIVAL KAMPOENG NUSANTARA” acaranya bakal diadain di tempat anti-mainstream, yaitu Bendungan Kahyangan.

Dalam area seluas kurang lebih 3 hektar itu kita akan menemukan rahasia indahnya kehidupan. FYI, Bendungan Kahyangan adalah tempat bertemunya 2 sungai di Bukit Menoreh, menyatu dengan kehidupan kampung, harmoni alam dan keindahan melodi musik, seni dan budaya dan kelezatan makanan tradisional Indonesia.

Bekerjasama dengan pemerintah daerah Kulon Progo, festival yang diselenggarakan oleh Damar Nusantara Tama (DNT) ini juga didukung oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Dalam pers rilis yang diterima oleh Genmuda.com (20/11), Didik Nini Thowok, seorang seniman tari Indonesia dan salah satu penggagas Kulfest menungkapkan bahwa festival ini bertujuan untuk melestarikan budaya (NUSANTARA) agar dapat diapresiasi tidak saja di Indonesia tetapi juga Internasional.

“Festival ini juga turut melestarikan serta mengangkat keunikan kawasan & lingkungan yang terletak di Bendungan Kahyangan, Desa Pendoworejo, Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.” terangnya.

“Melalui acara ini, kami mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk lebih mencintai dan menghargai budaya sendiri,” tambah Donny Moeladi, penggagas sekaligus perwakilan dari PT Damar Nusantara Tama mengenai latar belakang diselenggarakannya KULFEST-Festival Kampoeng Nusantara.

Sejumlah seni dan budaya dari tanah air akan ditampilkan di Festival ini. Penampilan dari Didik Nini Thowok, Komunitas Bissu Sulawesi, Ega Robot dari Bandung, Sarumban Dance Theatre dari Cirebon, Sanggar Mahasiswa Tidore, Sanggar GER dari Palembang, Jaringan Kampung Nusantara (Japung) dan masih banyak lagi akan menambah wawasan kamu akan kekayaan dan keberagaman seni dan budaya Indonesia.

Penampilan Pooja Bhatnagar dan Sindhu Raj dari India, Navee Sasongkroh dan Thummanit Nikomrat dari Thailand, Liz Elizabeth Louisse dari Australia, Ai Hasuda dari Jepang, Cao Zhiwei dan Sun Yijun dari Cina serta Jetty Roels dari Belgia dijamin membuat wawasan akan seni dan budaya dari negara lain menjadi lebih luas lagi, gengs.

Selain pertunjukan budaya, Kulfest juga memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk menikmati penampilan dari musisi favorit Indonesia, kayak Sheila On 7, Andien, Endank Soekamti, Payung Teduh, Gugun Blues Shelter dan masih banyak lagi.

Diakui oleh Dr. Hasto Wardoyo, Bupati Kulon Progo, ini merupakan festival yang layak untuk dikunjungi, gak cuma dapat menyaksikan keindahan seni dan budaya, lewat festival ini para pengunjung dapat mengikuti workshop yang diberikan oleh maestro-maestro seni Indonesia, seperti pembuatan wayang kulit, topeng, dan gamelan, serta workshop dari artis-artis kontemporer seperti Cameo Project, Bluesville dan Chef Azan.

Yang gak kalah seru, Sarah Bilby dari Inggris, yang begitu aktif memperkenal wayang kancil di sekolah-sekolah di Inggris akan datang dan memberikan workshop mengenai wayang kancil ini.

“Di era globalisasi, kegiatan ini diharapkan dapat membuka proses lintas budaya secara berkelanjutan dan mempertemukan nilai-nilai budaya, satu dengan yang lainnya, serta dapat menghasilkan banyak manfaat bagi keharmonisan dan perdamaian.” tutup Donny Moeladi.

Informasi lengkap mengenai Kulfest 2017 dapat dilihat di website resmi Kulfest atau pantengin sosial medianya. Kapan lagi kan bisa nonton pertunjukan seni budaya lokal dan internasional yang konsepnya seunik ini. (adv)

Share and Enjoy !

Comments

comments