Rabu, 20 Januari 2021
National[IS]me

Kenalan Sama Tim Jaguar Kepolisian, Yuk. Tim yang Menanggulangi Begal dan Geng Motor Kriminal

via IstimewaTim Jaguar (baju merah) berfoto sama personel polisi lainnya. (Sumber: Istimewa)

Genmuda – Bocah-bocah kacrut, remaja labil, lelaki gancet, manusia kurang kerjaan, dan pembawa senjata tajam yang menamakan diri geng motor alias gangster kembali mengganggu ketentraman malam Jabodetabek. Kalo gak konvoi sambil Live Instagram ngajakin geng lain tawuran, mereka seenaknya ngebegal pengendara yang lagi apes.

Misalnya, seperti kejadian di Depok sekitar Sabtu malam (28/5). Beberapa anak geng motor melukai pengguna jalan sekitar ITC Depok dengan senjata tajam, kabur, lalu akhirnya ditangkap polisi. Gak lama sebelumnya, kejadiannya juga muncul di sekitar Lenteng Agung dan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Untunglah ada Tim Penjaga Gangguan dan Anti Kerusuhan (Jaguar) Kepolisian yang siaga jaga keamanan malam. Beberapa kali, pasukan khusus itu udah menangkap para pengganggu ketentraman pengguna jalan. Oleh karena itu, ada baiknya kita kenalan dengan tim yang dibentuk tahun 2014 itu karena tak kenal maka tak sayang.

1. Berawal dari Depok

via kompas.com
Inspektur Satu Winam Agus. (Sumber: kompas.com)

Tim yang berada di bawah pimpinan Inspektur Satu (Iptu) Winam Agus itu awalnya dibuat untuk mencegah pembegalan yang marak terjadi di Depok sekitar 2014 dan 2015. Tugas utamanya adalah mencegah tapi mereka gak ragu bertindak saat dibutuhin. Lama-lama, area patrolinya diperluas bukan cuma ke Depok, tapi ke Lenteng Agung dan Jagakarsa, Jaksel.

2. Kemampuannya full package

via merdeka.com
Personel Tim Jaguar. (Sumber: merdeka.com).

Setelah uji kelayakan, para 17 anggota terpilih Tim Jaguar juga dibekali keterampilan khusus beladiri, kualifikasi tembak ranking 1, pastinya teknik naik motor-mobil, dan keahlian taktis dalam menangkap dan menanggulangi kejahatan. Ibarat di film, mereka ini bisa dibilang Jason Bourne kepolisian.

3. Gabungan dari berbagai satuan

via kumparan.com
(Sumber: kumparan.com).

Karena lingkup tugasnya cukup banyak, Tim Jaguar berisi personel-personel dari berbagai divisi, misalnya dari Sabhara (satuan pencegah kejahatan), Provost (pembina kedisiplinan, Lantas (satuan lalu-lintas), hingga Reserse (satuan penyidik kriminal).

4. Anggota perempuannya ada dua

via Poskotanews.com
(Sumber: Poskotanews.com).

Di antara 17 personel itu, dua diantaranya adalah perempuan. Mereka adalah Bripda Amelda Yulianti dan Bripda Suci Amelia, dua polwan jebolan Sekolah Polwan 43 tahun 2014. Jangan sembarangan sama dua polwan yang sering nongol di salah satu stasiun TV swasta itu, karena keduanya dibekali sabuk hitam Karate.

5. Personelnya kerja shift ganda

via kumparan.com
(Sumber: kumparan.com).

Berdasarkan jadwalnya, Tim Jaguar mulai beraksi sejak pukul 23.00 hingga 06.00 WIB. Kata Iptu Winam Agus, biasanya pada pulang setelah salat Subuh. Sementara siangnya, mereka kembali ke satuan tugas masing-masing. Ada yang jaga bank, ada yang jadi polantas, dan lain-lain. Jadi, mereka kerja shift ganda, gaes.

6. Khusus menangkap

via kumparan.com
Tim Jaguar lagi bertugas. (Sumber: kumparan.com).

Kata Iptu Winam, Tim Jaguar hanya bisa menangkap para penjahat yang resahin warga. Meski punya polisi berkemampuan menyidik, tugas penyidikannya (mengumpulkan bukti kriminal) diserahin ke tim reserse yang lain.

7. Terhubung langsung dengan tombol darurat di Aplikasi Halo Polisi

via play.google.com
(Sumber: play.google.com).

Buat menyikapi jumlah anggota yang terbilang kecil, Tim Jaguar terhubung langsung dengan aplikasi Halo Polisi yang dikeluarin Polres Depok. Tinggal pencet panic button di aplikasi itu, maka Tim Jaguar yang lagi bertugas segera berangkat ke lokasi daruratnya.

Semoga aja daerah lain juga bikin tim serupaya supaya geng motor kriminal engga punya ruang gerak. Soalnya, kegilaan para kriminal gak jelas itu udah terjadi sampai Ciputat, Tangerang Selatan. Jadi, tetep berhati-hati di jalan ya, gaes. (sds)

Share and Enjoy !

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.