Senin, 16 September 2019

Genmuda – Berbanggalah! Semua pelaku duduk jongkok di manapun kalian berada. Mau di warteg siang-siang,  halte pinggiran sambil nunggu bis, pinggiran lapangan futsal, pokoknya di manapun! Ternyata… eh ternyata, sebagian bule engga bisa duduk jongkok kayak kita loh. Kebanyakan loh!

Ya, walau keunggulan sekecil ini, tetep harus kita banggakan. Tapi, kira-kira karena apa ya kita bisa lebih kuat duduk jongkok dibanding bule-bule?

Dari video yang satu ini, Buzzfeed coba menjelaskan, rupanya, selama ini para bule salah trik kalo mau duduk jongkok. Mereka ngelakuinnya berpaku sama ujung telapak kaki, sementara kita biasa aja gitu santai, semua telapak kaki menyentuh tanah.

Genmuda.com coba terka, kayaknya kita lebih unggul dalam duduk jongkok karena erat sama budaya atau tradisi buang air. Get it? Umumnya, orang Indonesia atau Asia tuh ‘bongkar muatan’ di kloset jongkok, kadang sambil berkhayal di kamar mandi, kalau generasi muda engga lupa juga bawa HP. Sementara, para bule buang air besar di kloset duduk, dan kurang sensasinya. *apaan sih.

Sejarahnya, ternyata Indonesia baru mengenal WC jongkok tuh di abad ke-19. Jadi, pemerintah Belanda udah kalang kabut nih ngatasin wabah kolera gara-gara penduduk jajahannya suka buang air besar di kali atau sungai. Nah, akhirnya pemerintah kolonial memperkenalkan kloset jongkok ke masyarakat pribumi, terutama di Batavia.

Bukan negara kita aja kok, wilayah Asia lainnya juga lazimnya buang air besar sambil jongkok, seperti Cina, India, dan Jepang. Nah, kebiasaan BAB jongkok ini akhirnya ngelatih keseimbangan tubuh pelakunya. Lahirlah atlit duduk jongkok. *Canda.

Akhirnya, kita jadi terbiasa nongkrong jongkok. Sambil sebatang dulu, ngobrolin tetangga, mantan, dan kegiatan lainnya. Jongkok tuh asik. Setuju? Masa iya bule engga bisa jongkok? Nih , kamu liat sendiri aja video-nya.

(sds)

Comments

comments

Bobi Brilyan Bastenjar
Valar Morghulis