Selasa, 9 Agustus 2022

Genmuda – Kabar soal hari akhir dunia kembali menghebohkan publik. Kali ini, kiamat 29 Juli 2016 jadi perbincangan dikarenakan titik pusat magnet di kutub utara bergeser relatif lebih cepat dari biasanya. Diisukan kalo pergeseran itu bikin atmosfer bumi kehilangan kemampuannya menetralkan radiasi sinar matahari.

Kedengeran serem tapi ada baiknya kamu engga perlu menanggapinya dengan lebay. Soalnya, udah beberapa kali prediksi macam itu muncul dan bikin heboh. Salah satu isunya (yang sampai difilmkan) adalah waktu 21 Desember 2012 lalu, ketika matahari diberitakan lebih panas dan aktif daripada biasanya.

Terkait pergeseran kutub ini, Nasa bilang kalo dampak paling nyata yang bakal terjadi adalah warga bumi perlu menyetel ulang kompas-kompas mereka. Soalnya, kutub bumi emang udah rutin bergeser. Tiap tahun posisinya terus berubah sekitar 64,3 kilometer.

Well, di luar dari itu semua masih ada isu lain yang baiknya diperhatikan karena lebih dekat dengan kehidupan kita warga Indonesia. Siapa tau kamu bisa nemuin solusi buat mecahin masalah yang terjadi di bawah ini:

1. Tiongkok bisa-bisa konflik sama Filipina di Laut Cina Selatan

Pulau buatan yang lagi dibangun jadi pangkalan militer dan landas pacu Tiongkok di Laut Cina Selatan. (Sumber: CSIS)

Pada 12 Juli 2016, Pengadilan Internasional Tribunal di Den Haag, Belanda mutusin kalo Laut Cina Selatan termasuk di kawasan Filipina. Sidang itu dibuat karena Brunei Darussalam, Taiwan, Vietnam, dan Malaysia berebut kawasan tersebut.

Kenapa diperebutkan? Karena laut itu bernilai ekonomi tinggi. Data Amerika Serikat bilang kalo di situ ada cadangan 11 miliar barel minyak bumi. Terus ada 190 triliun kaki kubik potensi gas alam. Lalu lintas perdagangan di daerah tersebut bisa dinominalkan dengan uang 5,3 triliun dolar AS pertahun.

Karena itulah Tiongkok masih ngotot melanjutkan aktivitasnya di laut itu. Sejak 1947, Tiongkok udah bercokol di Kepulauan Paracel dan Spratly di laut itu. Sekarang, doi belum mau cabut dan masih aja lanjutin pembangunan pangkalan militernya. Serius!

Indonesia engga ada hubungannya dengan ini? Siapa bilang! Kepulauan Natuna yang termasuk dalam Provinsi Kepulauan Riau tuh ada di laut itu juga. Kalo konflik berkecamuk, yah Indonesia bisa terpaksa ikutan buat mengamankan wilayahnya.

2. Ada kelompok warga Indonesia yang aktif mencari tahu soal Negara Islam Iraq dan Syiria (NIIS)

Ini kampanye dukungan sejumlah warga Indonesia untuk ISIS di Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Sumber: siperubahan.com)

Ingat peristiwa pengeboman di Markas Polisi Solo pada Selasa pagi 5 Juli lalu? Nah kata pemberitaan BBC, itu adalah aksi teror yang dilakukan para pendukung NIIS (atau disebut juga ISIS). Kata Mantan Kapolri Badrodin Haiti, di Indonesia ada 21 kelompok organisasi pendukung kelompok itu.

Kelompok ini juga nunjukin dukungannya secara nyata. Sebagiannya aktif mencari info dan update terbaru soal NIIS lewat internet atau akses lain. Sementara itu, ada yang bikin aksi teror seperti yang dilakukan Nur Rohman di Solo ketika itu.

Meski demikian Najib Azca, peneliti radikalisme UGM bilang kalo aksi amatiran itu justru nunjukin lemahnya NIIS di Indonesia. Tapi jangan sampai kita kebobolan terus organisasi kayak gini buat menguasai mayoritas daerah Indonesia seperti yang terjadi di Irak dan Suriah.

3. Sepak bola Indonesia (masih) rusuh

(Sumber: supersoccer.co.id)

Padahal udah sering diperingatkan sama FIFA, pemerintah, dan polisi. Tapi sebagian suporter sepak bola di Indonesia selalu bikin rusuh. Ini sama sekali engga ngomongin pendukung salah satu tim, tapi ngomongin semuanya. Jangan main salah-salahan ya.

Kelakuan pendukung sepak bola yang kayak gitu tuh jadi tanggung jawab kita semua, meskipun kamu engga ikut kerusuhan. Berdasarkan penelusuran Kepolisian Daerah Metro Jaya, ‘cengcengan’ antar kubu suporter di media sosial adalah salah satu penyulutnya.

Ayolah. Katanya ngaku anak modern-kekinian. Masa hari gini masih nyebar hatespeech lewat media sosial. Mendingan kamu nebar modus deh sekalian biar dapet jodoh dan engga jomblo lagi. Baguskan. Main medsos jadi lebih bermanfaat.

4. Jepang dan Amerika tinggal dikit lagi bikin Iron Man

(Sumber: genmuda.com)

Baju besinya anti pelurunya belom ada sih. Tapi, mereka udah buat kerangka mekanik yang bisa dipakai. Itu udah digunakan pegawai kargo Bandara Haneda Jepang. Kerangka tersebut dijual masal kepada publik sejak 2004. Peminatnya kebanyakan pekerja berat, lansia, atau mereka yang dalam pemulihan setelah lumpuh.

Kalo di AS, kerangka mekanik macam itu sedang diuji coba buat kalangan militer. Wajar sih soalnya kekuatan mereka bisa bertambah puluhan kali lipat. Bahkan Pentagon mulai bikin riset baju besi anti peluru dengan kemampuan serupa yang jadi salah satu proyek super soldier AS.

5. Etika main Pokémon GO

pokemon-go-smartphone-aplicacion
Developernya aja ngingetin kamu buat waspada loh. Tuh liat di laman loadingnya. (Sumber: genmuda.com)

Okelah Pokémon GO emang udah jadi bagian hidup anak muda kekinian. Tapi, bukan berarti kamu perlu melanggar peraturan lalu lintas, melintasi properti orang sembarangan, atau berkunjung ke tempat-tempat yang engga semestinya cuma demi main game tersebut. Di AS, udah ada sejumlah orang yang kecelakaan akibat main Pokémon GO tanpa memperhatikan lalu-lintas. Kalo semua orang kayak gitu mah engga perlu tunggu kiamat, karena semua orang nyari celaka sendiri.

Sementara di Indonesia, para polisi dan tentara ngerasa terganggu karena ada warga yang sembarangan datengin markas mereka buat mampir di Pokestop dan nyari Pokémon. Kapolri Jenderal Tito Karnavian langsung mengeluarkan telegram yang isinya instruksi larangan main Pokémon GO di kawasan kepolisian.

Pak Tito khawatir ponsel yang dipakai buat main bisa dihack dan dimanfaatkan pihak engga bertanggung jawab. Lagian, polisi juga engga bakal bisa sigap bergerak di keadaan emergency kalo ada banyak warga yang berseliweran cuma buat nyari Pikachu. Please guys. Katanya kekinian, masa gitu aja engga ngerti. (sds)

Share and Enjoy !

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.