Selasa, 16 Agustus 2022
Tekno

Game ‘Persona 5’ Siap Bikin Fans Serial “Persona” Move On Lewat 7 Pembaruan Ini

via playstationlifestyle.netKarakter "Persona 5" beraksi! Mereka siap mencuri hati kamu. Seriously mencuri hati, gaes. (Sumber: playstationlifestyle.net)

Genmuda – Tujuh bulan lamanya Atlus perlu mengubah segala konten “Persona 5” versi khusus Jepang yang rilis 15 September 2016 menjadi versi seluruh dunia yang berbahasa Inggris, 4 April 2017. Setelah LEBIH DARI DELAPAN TAHUN sejak rilisnya “Persona 4,” akhirnya datang juga sekuel yang ditunggu di PS3 dan 4 kasian Xbox.

Jalan ceritanya dibuat lebih “gelap,” kasar, dan mengeritik sisi gelap kebiasaan masyarakat Jepang menurut sudut pandang Katsura Hashino sang sutradara merangkap produser. Game keluaran Atlus yang merupakan spin-off serial “Shin Megami Tensei” itu ibarat karya sastra yang punya banyak makna.

Tanpa perlu banyak mengumbar gombalan buat game yang lagi naik daun ini, Genmuda.com bisa bilang kalo para developer benar-benar menggunakan delapan tahun waktu mereka dengan baik. Sehingga, mereka bisa menghasilkan kelebihan-kelebihan di bawah ini yang bikin para gamers move on dari “Persona 4.”

1. Protagonis udah punya nama panggilan

via doalshockers.com
Alter-ego sang protagonis. (Sumber: doalshockers.com)

Sesuai ciri khas semua serial Persona, protagonis game “anime banget” itu merupakan anak SMA yang bertekad mengoreksi kebiasaan buruk orang dewasa di sekitarnya (temanya millennial sekali), supaya akhirnya mengubah nasib dunia. Nama protagonisnya juga bisa dibuat sendiri, seperti halnya “Persona-Persona” terdahulu.

Sampai pada satu titik, teman-teman si karakter utama memanggilnya dengan nama Joker. Itu sekedar nama panggilan doang saat ngelawan monster (Shadows), kok. Nama asli yang udah kamu pikir mateng-mateng setengah mati engga bakal diubah seenaknya di dalam game.

2. Fasenya cepat

via personacentral.com
Tinggal pencet tombol, perintah langsung dilaksanakan. Engga perlu kelamaan pilih-pilih. (Sumber: personacentral.com)

“Persona 5” dimulai dengan tutorial yang langsung ngejelasin mekanisme permainan, alasan kenapa Joker perlu ngelawan Shadows, sekaligus munculin permasalahan utama yang perlu dihadapi. Lain banget dari intro “Persona” terdahulu yang bikin bete karena kebanyakan nontonin penjelasan dari para pemain figuran dalam game.

Selain itu, sesi pertarungan juga dibuat lebih cepat. Cut scene dan dialog repetitif yang pasti diulang-ulang saat berhadapan sama monster, pada akhirnya bisa dipercepat. Efeknya, satu random-battle dengan monster bisa rampung dalam waktu kurang dari satu menit.

3. Perubahan sistem “Social Link” jadi “Confidant”

via onionstatic.com
Ki-ka: Ryuji Sakamoto, Protagonis, dan Ann Takamaki lagi jalan-jalan di daerah Shibuya. (Sumber: onionstatic.com)

Joker ini juga merupakan anak SMA yang perlu ngerjain PR, nongkrong, dan curi muka di depan guru supaya dapet nilai bagus. Makin tinggi level pertemanan (Confidant), makin banyak skill yang bisa mereka berikan ke Joker untuk membantunya berburu Shadows.

“Persona” lama engga kayak gitu. Teman yang udah tinggi level “Social Link” (nama lama Confidant) engga ngasih apa-apa saat protagonisnya perlu ngebantai Shadows. Karena hal itu, Shadow-shadow di “Persona 5” jadi lebih menantang dikalahin.

4. Dua jenis dungeon

via polygon.com
Tampilan gang di Shibuya dilihat dari belakang punggung protagonis. (Sumber: polygon.com)

Semua Shadows dalam game bisa Joker hadapi setelah masuk ke dungeon yang ada di dunia paralel “Metaverse.” Ada dua dungeon yang tersedia, yaitu “Palace” dan “Memento.” Dungeon yang pertama merupakan tempat yang perlu ditamatin untuk melanjutkan narasi dalam game. Sementara itu, dungeon kedua merupakan tempatnya bereksperimen sama jurus baru dan naikin Joker dan karakter yang doi bawa bertualang bareng. FYI, di “Persona” lama, dungeonnya cuma satu.

5. Banyak DLC

via atlus.com
Halaman pembelian DLC di situs resmi “Persona 5.” (Sumber: atlus.com).

Supaya engga bosen sama pertarungan di dungeon (yang pada akhirnya pasti bakal terasa repetitif), Atlus menyediakan DLC berisi pakaian dan BGM. Meski engga ngaruh banyak, paling engga tampilan yang beda bisa ngilangin bosen saat berulang-ulang ngelawan Shadows yang sama demi naik level.

6. Bisa ganti tingkat kesulitan di tengah permainan

via gamespot.com
Mengendap-endap di belakang Shadows supaya engga kegebok duluan. (Sumber: gamespot.com)

Atlus yang baik hati mengizinkan perubahan tingkat kesulitan di tengah permainan. Levelnya bisa dibikin mudah saat keadaan genting, atau dibikin sulit saat butuh tantangan lebih gede biar makin greget.

7. Di Jepang lebih susah

via YouTube
(Sumber: YouTube)

Entah karena emang jago atau perfeksionis, tingkat kesulitan “Persona 5” di Jepang jauh lebih tinggi daripada di versi seluruh dunia. Kabarnya, Atlus bakal menyediakan DLC level “Challenge” yang paling tinggi itu ke semua “Persona 5” di seluruh dunia.

Dengan tujuh pembaruan itu, kamu yang mengaku fans sejati Atlus dan serial “Shin Megami Tensei” engga bakalan ngerasa bosan. Sound Directornya, Shoji Meguro pun punya musik-musik latar yang eargasm abis, yang bikin game ini emang layak dapet skor 9,7/10 menurut IGN, 94% menurut Metacritic, dan 5/5 menurut GamesRadar. (sds)

Share and Enjoy !

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.