Senin, 25 Januari 2021
Hiburan

Energi Positif Ne-Yo Sihir Penonton Java Jazz Festival 2017

©Genmuda.com/2017 TIMNe-Yo tampil enerjik dengan tarian R&B yang bikin penonton histeris di Java Jazz Festival, Minggu (5/3). ©Genmuda.com/2017 TIM

Genmuda – Penampilan Ne-Yo di Java Jazz Festival (JJF), Minggu (5/3) tampilin gabungan format full band dan elektronik. Produser multitalenta bernama asli Shaffer Chimere Smith itu yang bikin hari terakhir JJF tetep ramai pengunjung.

Sebelom memulai konser, penonton yang udah sumpek-sumpekan berebut area terdepan BNI Stage sejak 18.00 WIB nyanyi bareng lagu Indonesia Raya dulu. 45 menit kemudian, lampu mati dan penonton kompak teriak manggilin Ne-Yo supaya cepet tampil.

Sang artis muncul dengan bawahan jeans hitam, kaos putih dan kemeja hitam yang ditumpuk jaket kulit mengilap setelah video introduksi singkat. Sebanyak 22 lagu yang dinyanyiin sambil menari langsung menyihir penonton selama satu jam.

©Genmuda.com/2017 TIM
Tarian Michael Jackson ala Ne-Yo dibawain di waktu lagu “Nobody.” ©Genmuda.com/2017 TIM.

“Panas banget suasana di sini,” kata penyanyi berusia 37 tahun itu ngeliat fansnya menggila. Doi pun nyopot jaket dan kemejanya di atas panggung hingga tersisa kaos putih doang. Penonton ya makin heboh.

Lagu “Let Me Love You,” “Mad,” “Beautiful Monster,” “Closer,” “I Just Can’t Stop,” “Play Hard,” dan “Give Me Everything,” paling bikin penonton berteriak keras. Di akhir, Ne-Yo menutup penampilannya sama “Time of our Lives.”

Gabungan elektronik dan fullband

©Genmuda.com/2017 TIM
Penonton pada jejingkrakan. ©Genmuda.com/2017 TIM.

Sebenernya, Ne-Yo bisa aja tampil cuma sama satu orang pemain synthesizer atau DJ dengan turntable lengkap. Toh, dua alat itu bisa jadi pengiring semua lagu yang dibawain. Lagipula, aliran R&B doi kan emang seelektronik itu.

Tapi, Ne-Yo engga gitu. Ritme yang udah diputer alat-alat elektronik itu dikombinasiin sama permainan drum, bass, keyboard, dan gitar. Musiknya kedengaran makin “kaya” dan sama sekali engga monoton.

Campur-aduk itu kerasa banget di lagu “Give Me Everything” dan “Time of Our Lives.” Masing-masing pemegang alat musik mengisi fill yang bikin dua lagu duet Ne-Yo dan rekaman suara Pitbull itu seolah-olah abis diaransemen ulang.

Outro instrumental yang dibawain paling terakhir juga keren. Penampilannya ditutup dengan mood penonton yang lagi dipuncak. Penampilan berkonsep full band kayaknya emang engga ada yang ngalahin.

Masih kurang!

©Genmuda.com/2017 TIM
Detik-detik terakhir memotret sang idola sebelum turun panggung. ©Genmuda.com/2017 TIM.

Ada juga loh penonton yang terkesan sama lagu Ne-Yo dan Pitbull itu. Neisya (24) dan Nisa (24) misalnya. Mereka cewek yang lagi menjalani gaya hidup no-medsos ini kaget kalo idolanya bakal bawain lagu yang ada Pitbullnya.

“Tadinya, kami pikir lagu itu engga bakal dibawain karena Pitbullnya engga dateng. Tapi, semua teratasi berkat rekaman suara si rapper Latin itu,” kata Neisya.

Biasa deh. Penonton yang terlanjur ketagihan pada engga rela Ne-Yo cuma tampil sejam. Ira (27) dan Eis (25) kompakan bilang kalo penampilan Ne-Yo “Sebentar banget. Harusnya lebih!”

Dua cewek yang sama-sama kerja di kantor media swasta itu bilang mereka datengin JJF 2017 cuma buat nonton Ne-Yo dan kalo sempet bakal mampir ke panggung Eva Celia. Maklum lah, mereka sukanya musik R&B. (sds)

Share and Enjoy !

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.