Senin, 10 Agustus 2020

Genmuda – Dear, Kawan Muda yang belum punya kartu keluarga sendiri. Bersiaplah hadapi basa-basi busuk paling menyakitkan yang diucap orang-orang saat silaturahmi Hari Raya. Yak, betul. “Kapan kawin?”

Terlepas dari punya pacar atau enggaknya seseorang pertanyaan yang maksudnya ramah-tamah itu bisa menekan mental. Terutama, bagi orang yang usianya dinilai telah siap kawin. Rata-rata sih, sekitar 20 tahunan.

Liputan di CNN.com, 2015 lalu menyiratkan kalo pertanyaan itu sebenernya murni basa-basi, tanpa maksud menyudutkan. Semacam ice breaker biar ada obrolan sama orang yang udah lama gak ditemui gitu, deh. Sayang, efeknya malah bikin suasana makin awkward.

Biar pertanyaan itu gak terucap sebagai basa-basi lagi, nih Genmuda.com kasih tau nih ice breaker yang lebih bikin obrolan mengalir deras.

1. Nyapa dengan antusias

via giphy.com

Menyapa orang dengan antusias itu sangat penting, meski yang disapa memperlihatkan ekspresi biasa-biasa aja. Percaya deh. Beberapa saat kemudian, dia bakalan nunjukin level antusiasme yang sama seperti yang diterimanya. Lagi pula, kesan pertama yang bagus kan penting.

2. Ngomong kapan terakhir ketemu

via: Giphy

Setelah heboh sapa-menyapa, saatnya memulai obrolan dengan hal paling simpel sedunia. Ngomong deh kapan terakhir kali kalian bertemu. Lawan bicara yang lupa pasti jadi inget, sementara yang inget jadi nyerocos nyeritain pertemuan terakhir kalian.

3. Perez dikit

via: giphy

Oh, ya. Perez itu hal wajib dalam berbasa-basi. Ada banyak kok yang bisa dipuji dari temen kamu. Misalnya aja, soal penampilannya yang sekarang jadi feminim, sepatunya yang keren abis, ataupun hal sepele macam “Lo keliatan cantik banget sekarang.”

4. Nanya kabar

Gampang dong nanya kabar. Tinggal ngomong “Apa kabar?” aja masa susah banget, sih! Kalo mau pakai Bahasa Inggris, lebih baik nanya “How have you been?” daripada “How are you doing?” yang kesannya serius dan formal banget.

5. Tanya kesibukannya

Biar gak kayak polisi yang lagi penyelidikan, tanya aja kesibukannya sekarang, bukan pekerjaannya. Pertanyaan macam “Sibuk apa sekarang?” udah paling ampuh, kok. Bila jawabannya standar, langsung ganti pertanyaan.

Ketika jawabannya antusias dan berapi-api, kamu bisa bertanya lebih detil lagi. Misalnya, nanya doi kerja di mana, bosnya kayak gimana, kerja sehari-harinya macam apa, atau yang lain asalkan jangan nanya gaji. Sensitif, tau.

6. Ngomongin orang terdekatnya

via: giphy

Kamu inget lawan bicara kamu punya pacar. Meski kamu gak suka pacarnya, gak ada salahnya kok nanyain kabar pacarnya juga. Selain menandakan kamu peduli dengan kehidupan doi, obrolan bakal mengalir apalagi kalo doi curhat.

Selain pacar, anak, suami, istri, selingkuhan, atau yang lainnya pun bisa jadi topik seru. Siapa sih yang gak suka ngomongin orang lain.

7. Ngobrolin hewan peliharaannya

via: Google
(Sumber: Istimewa)

Oke, kamu gak inget apapun soal orang terdekatnya. Gak ada salahnya juga kok nanya tentang hewan peliharaannya. Mau itu kucing, anjing, ikan koi, atau kambing sekalipun.

8. Ngasih tau kabar orang lain

Setelah mengorek-korek soal orang terdekatnya, gak ada salahnya kok ngasih tau doi kabar terbaru soal sahabat kalian yang belum dateng.

9. Saatnya ngobrol ngalor-ngidul

via: Giphy

Setelah melakukan trik nomor 1-8, niscaya suasana udah gak awkward. Saatnya ngobrol ngalor-ngidul atau mungkin malah ngobrol serius.

10. Janjian ketemuan lagi

via: Giphy

Setelah puas gosip, curhat, dan nongkrong, tiba saatnya pulang. Jangan cuma say goodbye, tapi rencanain pertemuan-pertemuan selanjutnya. Dengan begitu, semua yang dateng pada tau kalo hubungan kalian gak bakal berakhir meski jaman udah berubah gak kayak dulu lagi. (sds)

Share and Enjoy !

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.