Jum'at, 22 Januari 2021

Genmuda – Wahai pemilik sneakers, tutupnya gerai Vans di Indonesia menandakan kalian gak bisa sembarangan lagi memperlakukan sepatu. Loh apa hubungannya antara tutupnya gerai brand sepatu khasnya anak skate dengan sepatu merk lain?

Gini ya, gaes. Coba cek ke toko sepatu. Harga sneakers baru tuh pada kayak lagi trekking ke puncak gunung. Mau merk Adidas, Nike, Converse, Carvil, Bata, atau merk lain, harganya makin mahal. Jangankan yang asli, harga KW-nya aja bikin kantong melompong.

Satu-satunya solusi ya menjaga daya tahan sneakers yang udah dimiliki supaya tak rusak sebelum waktunya. Gak perlu diawetin kayak mumi atau gimana, sneakers cukup rutin dibersihin aja supaya kain, karet, dan logam sepatunya gak rusak akibat kotoran.

Kalau ada uang lebih, segera kirim sneakers ke shoe cleaner profesional. Kalau ada tenaga, bersihin aja sepatunya sendiri biar irit. Misalnya gak ada uang lebih dan tenaga tapi masih punya waktu, coba deh bersihin sneakers kamu pakai mesin cuci dengan trik di bawah ini.

1. Jangan cuci dengan tali masih terpasang

via altrec.com
Sneakers tanpa tali, siap masuk mesin cuci. (Sumber: altrec.com).

Kenapa? Karena lubang-lubang tali sneakers itulah tempat debu, lumpur, dan berbagai kotoran bersemayam. Bahkan putaran mesin cuci pun sulit menjangkau area itu kalo masih ada tali yang menghalangi. Ibarat di lalu-lintas, mana mungkin motor bisa lewat misalnya ada kereta parkir melintang di tengah jalan.

2. Bilas dulu sebelum masuk mesin cuci

Sepatu yang kotornya gak tebel-tebel banget bisa langsung dimasukin mesin cuci. Tapi, sepatu yang bentuknya kayak habis jalan di sawah harus dibilas dulu supaya kerja mesin cuci gak berat-berat amat.

3. Jangan pakai air panas

via pompair.com
Cuci pakai air biasa aja. (Sumber: pompair.com).

Kenapa jangan pakai air panas? Karena segala jenis lem yang merekatkan berbagai bagian di sepatu kamu bisa meleleh. Gak mau kan keluar-keluar mesin cuci sneakers bagus kamu jadi peretelan doang.

4. Cuci dengan kecepatan pelan

Logikanya gampang aja. Makin besar guncangannya, makin rusak sneakersnya. Jadi, cuci dengan kecepatan pelan (atau gentle).

5. Cuci bareng kain lain

via nbcnews.com
(Sumber: nbcnews.com).

Kalo bisa, cuci sepatu barengan handuk, baju, celana, atau kain lainnya. Soalnya, kain tambahan bakal melindungi sepatu dari benturan langsung dengan dinding bagian dalam mesin cuci. Dengan kata lain, sepatunya gak cepat rusak.

6. Jangan kebanyakan deterjen

Pembersih ideal untuk sneakers adalah pembersih khusus yang biasa dipakai para shoe cleaner profesional. Deterjen bisa menggantikan fungsi “sabun khusus” yang harganya relatif mahal itu. Cuma, jangan kebanyakan pakai deterjen ya biar sepatunya gak luntur dan perekatnya rusak.

7. Masukin tali sepatu ke dalam mesh atau tas jaring sebelum dicuci

via goudainc.com
Tas jaring yang pas banget untuk dimasuki tali sepatu. (Sumber: goudainc.com).

Kenapa harus dimasukin dalam tas? Biar gak hilang ketika diputer-puter di dalam mesin cuci.

Kalo udah selesai nyuci, jangan jemur sepatunya, ya. Keringin aja dengan suhu ruangan sambil diangin-anginin biar gak rusak. Kalo gak percaya, liat sumber beritanya nih. (sds)

Share and Enjoy !

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.