Kamis, 29 Oktober 2020

Genmuda – Gak cuma di kampus, kehidupan setelahnya Kawan Muda masih akan bertemu dengan yang namanya seminar. Jenis dan tujuannya bisa macem-macem. Ada yang khusus buat penyuluhan, motivasi, sampai peluang bisnis.

Mungkin di antara kalian ada yang lagi kepikiran pengen jadi pengusaha? Kalo iya pasti pengen banget dong belajar dari kisah sukses orang-orang yang terjun langsung di bidangnya? Sayang, salah satu kesempatan untuk ketemu pembicara keren kayak gitu cuma ada dalam seminar. Dan biasanya seminar butuh ongkos registrasi yang cukup bervariasi.

Baca Juga: 7 Seminar Paling Aneh di Dunia

Berbeda dengan seminar gratis yang tinggal duduk manis terus dapat makan dan sertifikat, seminar berbayar sering dikhususkan buat lo yang emang mau fokus dalam bidang-bidang tertentu. Jadi pola pikir kalian jangan disamakan dengan seminar gratis ya.

Nah, biar proses keikutsertaan kalian dalam seminar wirausaha gak mubazir, berikut Genmuda.com kasih tips yang wajib kalian bawa dan pratikan saat mengikuti seminar. Cekidot, gengs!

1. Jangan duduk deket temen

Gak masalah sih kalo lo dateng seminar bareng dengan temen atau sahabat. Etapi seringnya hal ini bisa berdampak pada pengalaman yang lo terima saat seminar. Bohong banget kalo engga ada distraksi dari temen lo, entah sekedar ngajak ngobrol, komentarin isi seminarnya, atau ngobrolin hal-hal yang gak ada faedahnya.

Justru seminar wirausaha adalah cara yang paling tepat buat menggaet kenalan baru. Siapa tau dari situ makin banyak koneksi untuk peluang bisnis lo di masa depan. Lo mungkin gak bisa langsung ngerasainnya sekarang, tapi nanti di masa depan siapa yang bisa nebak? Yakan.

2. Ajukan diri saat pembicara memberikan contoh kasus atau pertanyaan

Sama halnya dengan seminar di kampus, sering kali pembicara meminta salah satu peserta seminar untuk memberikan contoh kasus atau pertanyaan di kepala mereka. Saat moderator seminar meminta partisipasi perserta inilah lo harus bisa curi kesempatan.

Kenapa harus gitu? Ya karena belum tentu orang lain mendapatkan kesempatan yang sama kayak lo untuk kedua kalinya. Lagian emang seminarnya cuma diikuti 2-4 orang doang? Itu sih bukan seminar, tapi grup gibah. *canda.

3. Perkenalkan diri lengkap dengan alasan lo ikut seminar tersebut

via: Giphy

“Saya Mamet dari Pamulang ingin bertanya kepada bapak!”

“Saya Charisma Rahmat dari Pamulang. Saya tertarik ikut seminar ini karena saya juga sedang bisnis budidaya ikan lele di rumah. Pernyataan saya adalah…”

Coba bandingkan dua kalimat di atas? Kalimat pertama mungkin simpel banget tapi kurang berkesan bagi pembicara seminar. Sebaliknya dalam kalimat kedua pembicara bisa kenal nama lengkap sekaligus tau bisnis yang sedang lo jalanin itu seperti apa. Syukur-syukur bisa langsung dikasih tips yang sesuai.

Agak tricky emang, tapi yang jelas jangan terlalu basa-basi atau kepanjangnnya juga perkenalannya. Yang ada pembicara dan peserta seminarnya udah bete duluan sama lo.

4. Kenalan dengan pembicara

Kalo seandainya lo belum bisa ajukan pertanyaan saat sesi tanya-jawab, gak ada salahnya kok untuk kenalan dengan pembicaranya setelah acara selesai. Biar lebih mantap jangan lupa perkenalkan diri seperti tips di nomor 3.

Jangan sungkan juga buat menanyakan kontak pembicaranya. Siapa tau lo bisa tanya-tanya secara langsung tanpa perlu ongkos lebih dari seminar. Supaya terlihat profesional lo jangan lupa untuk selalu sedia kartu nama.

5. Jangan buru-buru pulang

Tumblr

Ini juga gak kalah penting. Lo bisa menggunakannya buat kenalan dengan pembicara atau peserta lain. Kedua bisa lo jadikan ajang diskusi materi yang diberikan oleh pembicara. Yang gak kalah penting, jangan lupa juga bawa produk bisnis kalian biar bisa sekalian jualan atau branding. (sds)

Share and Enjoy !

Comments

comments