Senin, 16 September 2019

Genmuda – Ada pemandangan lain di Mal Pacific Place Jakarta, Sabtu (10/12). Beberapa Storm Trooper dan Darth Vader berjalan-jalan dan membaur sama orang biasa di sekitar mal. Di satu sisi mal, ada juga pameran lima helm Storm Trooper yang dihias karya seni lima seniman lokal.

Mereka adalah Sanchia Himdjaja (@sanchimilikiti), Angga Kims (@kimswell), Aidil Fakhri (@theaedel), Nurfadli Mursyid (@tahilalats), dan Naela Ali (@naelaali) yang diundang Disney Indonesia buat meriahin pameran Star Wars.

via Disney Indonesia
Para penggambar helm Storm Trooper berfoto di depan karya mereka. (Dok. Disney Indonesia)

Dalam karya itu, masing-masing seniman ini harus tunjukin idealisme dan ciri khas mereka sehingga sosok Storm Trooper yang menakutkan bagi para rebelion malah keliatan keren dan lucu. Bentuk awalnya engga bakal ketauan bagi orang yang engga begitu kenal Star Wars.

Di pameran, ada juga model AT-AT Walker raksasa yang dipajang. Makin kebayang deh seberapa susahnya perlawanan kaum rebel ngelawan kendaraan tempur Empire yang bisa jelajahi segala medan.

Ide dan proses berkarya yang berbeda-beda

©Genmuda.com/2016 Liki
Kelima perupa Stormtrooper Helm Challenge ©Genmuda.com/2016 Liki

Secara terpisah, dalam acara Gala Premier ‘Star Wars: Rogue One’, Selasa (13/12), kelima seniman ini menceritakan ide dan proses berkarya mereka kepada Genmuda.com. Uniknya engga semua seniman ngikutin Star Wars banget loh. Contohnya adalah Naela dan Nurfadli.

“Jujur aku sendiri sebenernya engga terlalu ngikutin banget Star Wars. Namun saat Disney Indonesia ngajakin kolaborasi diproyek ini, aku justru dibebasin. Aku malah ngerjainnya mepet banget cuma dua hari aja.” jelas Naela.

Cewek yang ngembangin merek Asobi ini pun bilang kalo helm Storm Trooper buatannya mencoba melukiskan semua inspirasi dan goal hidupnya sebagai ilustrator, dimana hal itu turut ngewakilin semangat rebellion.

©Genmuda.com/2016 Liki
Nurfadli Musyid dengan helm Stromtrooper miliknya ©Genmuda.com/2016 Liki

Lain Naela, lain pula Nurfadli yang karyanya bisa Kawan Muda temuin di komik strip, Mindblowon @Tahilalats. Cowok satu ini pun sebenernya ngaku engga terlalu fanatik banget sama Star Wars, namun lewat helm Storm Trooper doi lebih pengen ekpresiin perjuangan anak muda Indonesia, khususnya di Industri Kreatif.

“Gue sengaja ngasih karya ini dengan doodle art anak muda yang lagi ngumpul. Kenapa? Soalnya gue ngalamin, saat gue promosiin komik gue seorang sendiri itu agak susah. Setelah gue ngumpul sama orang-orang kreatif dan suka berkarya, ‘karya’ gue akhirnya bisa seperti sekarang. Jadi ngebantu banget, dan mereka sangat berjasa buat gue.” jelas cowok lulusan Sarjana Teknik Sipil ini.

©Genmuda.com/2016 Liki
Sanchia Hamidjaja dengan helm Stromtrooper miliknya ©Genmuda.com/2016 Liki

Namun hal berbeda justru dialamin sama tiga seniman lainnya, Sanchia, Aidil, dan Kims. Karena ketiganya sama-sama fans berat Star Wars, setiap helm Storm Troopernya punya cerita yang lebih unik dalam proses pengerjaannya. Sanchia contohnya, doi yang udah ngefans film Star Wars sedari kecil, bahkan mengajak putri kecilnya buat menghias helm Storm Trooper.

“Idenya karena Rogue One kan tentang rebellion, terus ada perang dan segala macemnya, apalagi karakter Storm Trooper itu kan kesannya jahat, jadi kami [Sanchia dan putrinya] buat sesuatu yang lebih menyenangkan aja dengan nempelin pop-pop di helm ini.” terang Sanchia kepada Genmuda.com.

©Genmuda.com/2016 Liki
Angga Kims dengan helm Stromtrooper miliknya ©Genmuda.com/2016 Liki

Sedangkan buat Angga Kims yang berprofesi sebagai seniman grafiti, ide karyanya seolah punya irisan yang kuat dengan tema cerita ‘Rogue One’, “Grafiti kan mungkin sering dicapnya merusak dan kurang dipandang, padahal itu semua punya pesan positif. Nah, saya ngerasa tema ‘Rogue One’ kurang lebih sama dengan perjalan karir saya di dunia grafiti.” ungkap Kims.

©Genmuda.com/2016 Liki
Aidil Fakhri dengan helm Stromtrooper miliknya ©Genmuda.com/2016 Liki

Khusus bagi Aidil yang berkerja sebagai ilustrator dan desainer grafis, karyanya kali ini terasa lebih spesial karena doi ngegambarin perjuangan akan goal hidupnya sendiri. “Meski belum kesampean, namun helm ini semoga bisa jadi motivasi buat diri saya sendiri buat nyelesain novel grafis saya.” tutup Aidil.

Prediksi cerita Rogue One lewat Grafiti

via Disney Indonesia
Crack berfoto di depan gambarnya. (Dok Disney Indonesia)

Selain kelima seniman tadi ada pula seniman grafiti, Crack yang dipilih sebagai Rogue One Ambassador. Beberapa corat-coret doi seputar Star Wars juga dipamerin, gaes. Doi yang merupakan fanboy ngegambar prediksi perang dark side dengan rebellion di pamerannya.

Selama tujuh tahun menekuni grafiti, karakter-karakter di Star Wars selalu menginspirasi karya doi. “Kesempatan kerja sama Disney dan Lucasfilm adalah penghargaan yang luar baisa buat saya,” kata Crack dalam keterangan pers yang diterima Genmuda.com, Selasa (13/12).

Selain itu, apresiasi Crack juga besar karena akhirnya ada tempat bagi seniman grafiti buat berkarya secara legal. “Saya paham grafiti belum banyak diterima sebagai bentuk seni, tapi lewat situ saya dapat menyampaikan pesan yang dinikmati orang,” tutur Crack.

Lukisan Star Wars

via Disney Indonesia
Aerial view lokasi pameran Star Wars di Pacific Place Jakarta. (Dok. Disney Indonesia)

Fans Star Wars yang bisa ngegambar juga dikasih ruang berkarya di pameran itu. Mochtar Sarman yang mewakili para fans majang lukisannya di pameran. Terinspirasi dari Rogue One, lukisan Mochtar ngambil tema industrial dengan banyak bentuk geometris.

“Saya tumbuh bersama Star Wars dan jadi fanboy dari kecil. Saya harap, karya ini dapat membantu mendekatkan Rogue One ke masyarakat luas dan mengenalkan dunia Star Wars ke para penggemar baru,” tutur Mochtar Sarman dalam keterangan pers.

Anak-anak komunitas 501st Legion Indonesia Outpost yang suka cosplay dan FightSaber Indonesia yang fanatik sama light saber juga dateng. Engga bakalan ‘kosong’ deh pemerannya.

FYI, Pamerannya dibuat sebagai ajang promosi dan kumpul-kumpul fans Star Wars Indonesia jelang peluncuran film ‘Rogue One: A Star Wars Story,’ 14 Desember. Kalo Kawan Muda mau dateng, pamerannya masih berlangsung hingga 8 Januari 2017. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.