Senin, 3 Oktober 2022

Genmuda – Di tengah ramainya kemunculan smartphone murah-meriah hampir tiap bulan, sebuah produsen baru berani luncurin ponsel high-end yang bersaing dengan Galaxy S8, LG G6, HTC U11, bahkan iPhone 7, pertengahan 2017. Perusahaan itu bernama Essential Products dengan produk perdananya Essential Phone.

Ponsel buatan Andy Rubin, penemu Android itu dijual seharga 699 dollar AS (sekitar 9 juta rupiah) dalam sistem inden sejak awal 2017. Tiap unitnya rencananya dikirim akhir Juli namun baru terlaksana 26 Agustus karena proses finalisasi produksi. Hingga Senin (28/8) ponsel itu cuma tersedia di AS, tapi bisa dipesan ke Indonesia secara online.

Beberapa reviewer yang udah menerima ponsel itu bilang kalo Essential Phone dengan codename PH-1 itu berbanding lurus dengan harganya. Malah, bisa dibilang ponsel Android terbaik yang paham kebutuhan penggunanya. Beberapa keunggulannya ada di bawah ini, gaes.

+1. Material utamanya titanium

Produk perdana perusahaan yang berdiri sejak 9 November 2015 itu terbuat dari bahan utama campuran titanium (sama kayak bahan dasar jubah Iron Man). Sementara itu, ponsel pada umumnya dibuat dengan bahan dasar aluminium.

Secara terpisah, Spesialis Alat Kesehatan Berbahan Metal Invacare, Jim Black nyimpulin kalo titanium tuh jauh lebih kuat dari aluminium. “Aluminium harus dilapisi berkali-kali agar bisa sekuat titanium tipis,” tuturnya.

+2. Material pendukungnya keramik

Titanium yang susah bengkok itu kemudian dicampur dengan keramik. Sementara itu, bodi ponsel lama dibuat dengan campuran aluminium dan kaca. Dengan kata lain, ponsel berbahan campuran keramik jauh lebih tahan gores daripada kaca.

+3. Bezel ekstra tipis

Karena bahannya kuat, ponsel Essential Phone PH-1 engga perlu tebel-tebel banget. Itulah sebabnya bezel (bodi yang jadi frame layar sentuh) ponsel itu bisa tipis. Bahkan review AndroidCentral.combilang kalo ponselnya terasa cuma layar doang saat digunakan. Meski begitu, tampilan layarnya harus kepotong karena ada kamera yang nyembul di tengah-atas.

+4. Android stock

Kenapa Android stock seperti yang terpasang di ponsel Pixel, Nexus, Motorola, atau OnePlus, bukannya Android modifikasi kayak di Samsung, Xiaomi, Vivo, atau Oppo? Karena Essential Phone emang dibuat dengan tujuan itu. Menyajikan Android 7.1.1 dengan rasa asli karena emang udah keren meski tanpa “bumbu penyedap.”

+5. Gak ada aplikasi gak penting

Saat pertama kali dinyalain, ponsel itu hanya diisi aplikasi-aplikasi yang emang wajib dimasukin (misalnya, aplikasi-aplikasi Google). Dengan begitu, ponselnya gak cepet kekurangan storage dan tiap pengguna bisa download aplikasi penunjang sesuai kehendaknya.

+6. Dapur pacu high-end

Ponsel ini bisa berfungsi dengan kartu telepon HSPA, GSM, CDMA, LTE, hingga SCDMA. Sementara itu, prosesornya dipasangi Qualcomm Snapdragon 835. Berarti, pemakaian baterainya 25% lebih hemat daripada ponsel-ponsel generasi sebelumnya. Kecepatan ponselnya makin terjamin setelah dipasangi RAM 4GB.

Dengan kapasitas baterai 3040mAh, ponsel dengan mesin spek tinggi ini bertahan selama 10 jam apabila dipakai secara normal. Kalo layarnya nyala terus-menerus, baterainya tahan hingga 4 jam.

+7. Dual kamera belakang yang detil

Satu kamera belakang PH-1 berfungsi untuk kamera warna sementara satu kamera lagi untuk kamera hitam-putih. Lain dari dual-camera pada ponsel lain yang biasanya ngasih pilihan foto jarak dekat atau foto jarak jauh.

Tapi, tetep ada kekurangannya…

-1 Gak tahan air

Ponsel ini dibuat tanpa sertifikasi IP, yang berarti ponselnya bakalan kalah sama air. Jadi, jangan pernah ngeluarin PH-1 tanpa cover saat hujan deras apalagi mencelupkannya ke dalam air.

-2 Gak ada audio jack

Kayak iPhone 7 aja, ponsel ini hadir tanpa audio jack. Produsennya berusaha seimbangin kekurangan itu dengan ningkatin kualitas speaker, namun siapa sih yang suka dengerin audio ponsel tanpa headset?

-3 Gak ada selective focus

Gak kayak kamera ponsel lain yang titik fokusnya bisa diatur hanya dengan mengetuk bagian tertentu pada foto, kamera PH-1 engga memiliki hal itu. Jadi, kamu harus menyesuaikan sendiri jarak dan objek yang difoto supaya hasil jepretannya bagus.

Gimana? Tertarik? Kalo tertarik, ponsel ini udah tersedia secara luas di toko-toko online Amerika Serikat per 1 September dan bisa ngirim hingga ke Indonesia. (sds)

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.

Leave a Response