Jum'at, 3 Februari 2023

Genmuda – Sebagian besar pengguna Instagram Indonesia nyantumin link akun Sarahah.com di bio mereka belakangan ini. Bahkan instastory pun memperlihatkan pesan-pesan yang muncul melalui situs dan aplikasi yang terbilang anyar tersebut.

Aplikasi macam apa sih Sarahah? Berdasarkan keterangan about us situs tersebut, Sarahah nampilin pendapat sekaligus penilaian jujur teman, rekan kerja, atau siapapun juga terhadap kepribadian pemilik akunnya. Tinggal buka link akun Sarahah seseorang, maka kotak saran untuk orang itu langsung muncul.

Ibarat di rumah sakit atau restoran, semua orang bisa nulis kritik, saran dan penilaian. Namun, semua pendapat itu cuma bisa dilihat sama pemilik akunnya. Gak kayak percakapan di wall FB, retwit Twitter, atau komen-komen IG yang bisa diliat publik.

Aplikasi yang telah didownload 10 juta kali di PlayStore ini pun udah masuk Apple AppStore dan dipakai di seluruh dunia. Meski belum setenar Facebook dan Instagram, aplikasi ini mulai menapaki ketenarannya. Alasannya adalah hal-hal di bawah ini!

1. Semua orang pengen jadi pribadi lebih baik

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Gak cuma kantor pemerintah dan fasilitas layanan publik doang yang pengen disukai banyak orang. Tiap individu pun begitu. Karena tiap orang gak mungkin bawa-bawa kotak saran ke manapun dia pergi, makanya dibuatlah aplikasi kotak kiritk-saran macam Sarahah.

2. Susah dapet penilaian jujur dari orang

Meski udah kenal dekat sama seseorang dan bisa ngomong mengenai apapun, perasaan gak enak tetap muncul saat harus ngasih pendapat mengenai temen sendiri. Apalagi kalo ingin ngomong kritk-saran yang terbilang pedas.

Biar gak ngerasa canggung, jadi berantem, atau ngerasa gak enak, kritik-saran itu pun akhirnya diperhalus. Akibatnya, pesan sesungguhnya jadi gak nyampe ke orang yang dikritik. Doi pun jadi sulit memperbaiki dirinya.

Nah, lewat aplikasi sarahah ini, kritik-saran sejujur mungkin atau mungkin pujian setulus hati jadi tersampaikan. Soalnya, setiap orang yang ngasih kritik-saran kan menuliskannya secara anonim.

3. Pada dasarnya, semua orang mau berkomentar

via makeagif.com

Nulis komentar di medsos yang nyantumin nama sendiri (macam FB dan IG) aja pada mau, apalagi nulis komentar di tempat yang anonimus. Netijen pasti bakalan lebih banyak berceloteh dari biasanya, nih. Karena tiga alasan itulah banyak orang mau pakai Sarahah. Di bawah ini lah alasan orang dengan sukarela mem-viral-kan aplikasi itu.

4. Karena pengen pamer penilaian dari orang lain

Lagi makan pamer. Lagi naik gunung pamer. Lagi ujian juga pamer. Apalagi kalo dapet penilaian positif dari orang lain. Pastinya dipamerin juga, kan?

5. Karena pengen jawab komentar

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Para pengguna aplikasi Sarahah mungkin masih terbiasa sama yang namanya Ask.fm, sebuah portal khusus untuk bertanya dan dapet jawaban atas pertanyaan itu langsung dari orang yang dituju. Bukannya nulis kritik-saran, sebagian malah bertanya.

Udah gitu, si pemilik akun Sarahahnya mau mengomentari semua pendapat dan menjawab segala pertanyaan yang ada di dalam kotak pesannya. Karena gak ada fasilitas menjawab komentar kayak di medsos lain, satu-satunya jalan untuk menjawabnya ya dengan screen shot lalu posting ke instastory.

Maka dari itu, aplikasi dengan nama kayak orang Timur Tengah ini viral dengan sendirinya. Aplikasi Sarahah bikin banyak orang penasaran, menggunakan, dan akhirnya ketagihan. Kamu udah coba? (sds)

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.

Leave a Response