Senin, 3 Oktober 2022

Genmuda – Ibarat film-film tahun 2016 yang jalan ceritanya bikin karakter utamanya tewas kemudian bikin para fans gemes, industri musik dunia juga mengalama hal serupa. Soalnya dari sekian banyak album yang dilempar musisi papan atas tahun ini, engga sedikit yang punya lirik menarik, jenius, sekaligus kontroversial.

Kendati demikian, sekarang Genmuda.com udah pilihin 10 album terbaik yang paling emosional di tahun ini. Selain ngebahas lirik dan latar belakang karya mereka, bisa dibilang beberapa lagu pada album-album ini dapat ngewakilin mood Kawan Muda. Penasaran? Langsung aja simak dan dengerin bareng-bareng. Awas jadi baper ya.

1. ‘Lemonade’ – Beyonce

Album ‘Lemonade’ adalah yang terbaik dari semua karya Beyonce. Lagu-lagunya nyeritain soal patah hati, kegalauan, dan masalah suami-istri yang terancam berpisah. Saking emosionalnya, fans sampai mengira Beyonce dan Jay Z pengen cerai beneran.

Sebelum album Beyonce itu rilis, Jay Z emang digosipin selingkuh. Padahal, rumah tangga kedua artis itu adem dan masih lanjut aja. Kamu bisa paham soal perasaan dan yang dipikirin para fans itu setelah dengerin lagu ‘Sorry.’

2. ‘Puberty 2’ – Mitski

Engga beda dari sebelumnya, Mitski tetep berani tampil aneh di album ‘Puberty 2.’ Desain cover albumnya dibuat supaya biasa, bahkan mirip album kompilasi musik country cengeng tahun 90-an. Tapi di balik cover tersebut lagu-lagunya tetap keren.

Lagunya banyak ngomongin soal guncangan emosi, depresi, putus cinta, sampai nyinggung isu ras. Coba dengerin aja, ‘Your Best American Girl’ supaya paham rasanya dilarang orangtua pacaran karena alasan beda suku.

3. ‘Dangerous’ – Ariana Grande

Ariana Grande makin berani tunjukin sisi ‘nakalnya’ di album ‘Dangerous.’ Album itu berhasil nyeritain perubahan sudut pandang Ariana Grande dari masa remaja ke masa muda. Usianya udah 22 tahun dan makin banyak masalah baru yang perlu doi hadapi.

Itu semua terekam di album tersebut. Lagu-lagunya kedengeran keren karena Ariana engga sendirian. Ada Future, Nicki Minaj, Lil Wayne, dan Macy Gray yang bantu penggarapan albumnya.

4. ‘A Moon Shaped Pool’ – Radiohead

‘A Moon Shaped Pool’ adalah album Radiohead paling emosional sejauh ini bagi penulis. Di lagu pertama berjudul ‘Burn The Witch,’ Thom Yorke langsung ngomel soal pengaruh buruk teknologi yang terlalu mempengaruhi sudut pandang hingga menguatnya pengaruh otoriter di mana-mana.

Albumnya dibuat dengan banyak instrumen, bikin musik rock ala Radiohead jadi lebih berisi dengan alunan alat musik gesek dan synthesizer. FYI, album itu digarap lebih dari 10 tahun lamanya, loh. Jadi wajar lagunya keren semua.

5. ‘The Dream is Over’ – Pup

Pup, sebuah band punk asal Kanada yang kembali populerkan betapa berbahayanya musik anak-anak muda yang gelisah sama kehidupan. Sebelum menggarap album ini, pita suara vokalisnya, Stefan Babcock, sempat rusak.

Saat itu dokter yang memeriksa tenggorokannya tau kalo doi adalah penyanyi punk, dokternya bilang, “It’s your vocal cord. The dream is over.” Wajar kalo kalimat itu dijadiin judul album yang memotivasi Babcock. Kalo mau tau gimana kegalauan doi coba aja dengerin lagu, ‘If This Tour Doesn’t Kill You, I Will.’

6. ‘Blackstar’ – David Bowie

David Bowie paduin musik digital dengan analog dalam album ‘Blackstar.’ Di album itu, Bowie kembali tunjukin kemampuannya mainin mood dengan masukin nuansa teaterikal.

Kalo kamu denger lagu ‘Blackstar,’ ‘Lazarus,’ hingga ‘I Can’t Give Everything Away’ secara berurutan, kamu bisa ngerasain kalo album itu ada hubungannya sama kematian. Engga jauh setelah album ini rampung, Bowie kemudian pergi untuk selama-lamanya. *sad.

7. ‘Coloring Book’ – Chance the Rapper

Kamu yang pengen denger lagu hip-hop kembali ke akarnya patut dengerin mixtape ‘Coloring Book’ Chance the Rapper. Bersama para rapper lain, produser musik itu bikin sebuah album dengan lagu ngebeat dan lirik ciamik.

Salah satu lagu keren di album itu adalah ‘Angels,’ nyeritain seorang rapper yang pengen memperbaiki lingkungan tempat tinggalnya ketika para pejabat kota menutup mata sama permasalahan di daerah. Liriknya jelas ngeritik kejadian sosial yang sering banget kamu temui.

8. ‘Views’ – Drake

https://www.youtube.com/watch?v=WJjyc724cDA

Berbagai kritikus bilang kalo album ‘Views’ Drake adalah yang terbaik hingga kini. Lirik lagunya emosional dan beatnya nge-soul banget. Di lagu ‘Too Good,’ suasana musiknya berasa hip-hop RnB banget seperti album-album rap era 2.000-an. Engga bakal nyesel deh dengerin albumnya sampai khatam.

9. ‘Energia’ – J Balvin

Kamu suka lagu ‘Candu’ Awkarin? Kamu bakal lebih suka lagu ‘Veneno’ J Balvin di album ‘Energia.’ Efek yang dipakai mirip, musiknya repetitif, dan kedengeran minimalis. Tapi suara J Balvin bikin lagunya jadi glamor abis. Sayang aja penyanyi Kolombia itu ngerap dan nyanyi pakai bahasa Spanyol, susah dimengerti orang Indonesia.

10. ‘The Life of Pablo’ – Kanye West

Out of the box, aneh, dan berantakan adalah tiga kata yang deskripsiin album ‘The Life of Pablo’ Kanye West. Video klip dan lirik lagunya serasa dibikin asal jeplak aja, misalnya di lagu ‘Runaway.’ Tapi, ada curcol Kanye West terkandung di tiap liriknya. Ego West yang gede banget bener-bener terasa di albumnya kali ini. (sds)

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.

Leave a Response